Sunday, June 19, 2016

Niat Puasa Ramadhan dan Puasa Sunnah lainnya

Dalam beribadah baik itu wajib atau sunnah, hal yang tidak boleh ditinggalkan adalah Niat. Sebagaimana sabda Nabi, "Sesungguhnya sahnya semua amal perbuatan dengan niatnya". Jadi jelaslah bahwa Niat tidak boleh ditinggalkan dalam ibadah jenis apapun termasuk shalat dan puasa. Dalam artikel ini akan dibahas lafadz-lafadz Niat Puasa Ramadhan dan puasa sunnah lainnya.



1. Niat Puasa Ramadhan
نويت صوم غد عن اداء فرض الشهر رمضان هذه السنة لله تعالى
Artinya: saya niat puasa esok hari untuk melaksanakan Fardu Bulan Ramadhan karena Allah ta'ala




2. Niat Puasa Syawal
نويت صوم من ايام الشوال سنة لله تعالى
Artinya: Saya niat puasa dari 6 hari dari Bulan Syawal sunnah karena Allah Ta'ala




3. Niat Puasa Hari Senin
نويت صوم يوم الاثنين سنة لله تعالى
Artinya: Saya niat puasa sunnah hari Kamis karena Allah Ta'ala




4. Niat Puasa Hari Kamis
نويت صوم يوم الخميس سنة لله تعالى
Artinya: Saya niat puasa Sunnah hari Kamis karena Allah Ta'ala




5. Niat Puasa Hari Arafah
نويت صوم يوم عرفة سنة لله تعالى 
Artinya: Saya Niat puasa hari Arafah sunnah karena Allah Ta'ala



6. Niat Puasa Asyura
نويت صوم يوم عاشراء سنة لله تعالى
Artinya: Saya niat puasa hari Asyura sunnah karena Allah Ta'ala



7. Niat Puasa Rajab
نويت صوم من ايام الرجب سنة لله تعالى
Artinya: Saya niat puasa dari hari-hari Bulan Rajab sunnah karena Allah Ta'ala.

Melaksanakan niat itu ada 3 derajat, Niat untuk ibadah wajib, ibadah sunnah dan ibadah mutlak. Dalam hal ini antara Shalat dan Puasa.

Yang harus diucapkan dalam niat

Shalat Fardlu
Niat Shalat fardu yang harus diucapkan dalam niatnya adalah, ucapan "saya shalat" atau dalam bahasa Arab lafadz "Ushalli", mengucapkan Fardu dan menyebut jenis Shalat yang akan dilaksanakan.

Puasa Fardu
Niat Puasa Fardu yang harus diucapkan dalam niatnya adalah ucapan "Saya puasa" atau dalam bahasa arab "Nawaetu Shauma", mengucapkan jenis puasa yang akan dilaksanakan semisal "Ramadhan", dan mengucapkan kata "Fardu" di dalam niatnya.

Shalat Sunnah
Niat Shalat Sunnah yang harus diucapkan dalam niatnya adalah, ucapan "saya shalat" atau dalam bahasa Arab lafadz "Ushalli", dan menyebut jenis Shalat yang akan dilaksanakan semisal "Dhuha", "Tahajud" dsb.

Puasa Sunnah
Niat puasa yang harus diucapkan dalam niatnya adalah, ucapan "Saya puasa" atau dalam bahasa arab "Nawaetu Shauma", dan menyebut jenis Puasa yang akan dilaksanakan semisal "Arafah", "hari senin" dsb.

Harus dipahami bahwa melaksanakan niat, baik itu dalam Shalat atau Puasa, melaksanakannya harus di dalam hati, adapaun dalam lisan itu hukumnya sunnah, jadi jika membacakan niat hanya di dalam lisan tidak di dalam hati maka niatnya tidak sah dan shalat atau puasanya juga tidak sah dan harus diganti.
Previous Post
Next Post

0 comments: