Friday, August 5, 2016

Keutamaan Shalat Tasbih dan Cara Melaksanakannya

Sholat Tasbih adalah sholat sunnah yang sangat dianjurkan untuk dilaksanakan, ini memiliki banyak keutamaan jika kita melaksanakannya. Sesuai dengan Hadist Nabi Muhammad SAW berikut ini:
عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ أَنَّ رَسُوْلَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لِلْعَبَّاسِ بْنِ عَبْدِ الْمُطَّلِبِ يَا عَبَّاسُ يَا عَمَّاهْ أَلاَ أُعْطِيْكَ أَلاَ أُمْنِحُكَ أَلاَ أُحِبُّوْكَ أَلاَ أَفْعَلُ بِكَ عَشْرَ خِصَالٍ إِذَا أَنْتَ فَعَلْتَ ذَلِكَ غَفَرَ اللهُ لَكَ ذَنْبَكَ أَوَّلَهُ وَآخِرَهُ قَدِيْمَهُ وَحَدِيْثَهُ خَطْأَهُ وَعَمْدَهُ صَغِيْرَهُ وَكَبِيْرَهُ سِرَّهُ وَعَلاَنِيَّتَهُ عَشَرَ خِصَالٍ أَنْ تُصَلِّيَ أَرْبَعَ رَكْعَاتٍ تَقْرَأُ فِيْ كُلِّ رَكْعَةٍ فَاتِحَةَ الْكِتَابِ وِسُوْرَةً فَإِذَا فَرَغْتَ مِنْ الْقُرْاءَةِ فِيْ أَوَّلِ رَكْعَةٍ وَأَنْتَ قَائِمٌ قُلْتَ سُبْحَانَ اللهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ وَلاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ خَمْسَ عَشَرَةَ مَرَّةً ثُمَّ تَرْكَعُ فَتَقُوْلُهَا وَأَنْتَ رَاكِعٌ عَشَرًا ثُمَّ تَرْفَعُ رَأْسَكَ مِنَ الرُّكُوْعِ فَتَقُوْلُهَا عَشْرًا ثُمَّ تّهْوِيْ سَاجِدًا فَتَقُوْلُهَا وَأَنْتَ سَاجِدٌ عَشْرًا ثُمَّ تَرْفَعُ رَأْسَكَ مِنَ السُّجُوْدِ فَتَقُوْلُهَا عَشْرًا ثُمَّ تَسْجُدُ فَتَقُوْلُهَا عَشْرًا ثُمَّ تَرْفَعُ رَأْسَكَ فَتَقُوْلُهَا عَشْرًا فَذَلِكَ خَمْسٌ وَسَبْعُوْنَ فِيْ كُلِّ رَكْعَةٍ تَفْعَلُ ذَلِكَ فِيْ أَرْبَعِ رَكْعَاتٍ إِنْ اسْتَطَعْتَ أَنْ تُصَلِّيَهَا فِيْ كُلِّ يَوْمٍ مَرَّةً فَافْعَلْ فَإِنْ لَمْ تَفْعَلْ فَفِيْ كُلِّ جُمْعَةٍ مَرَّةً فَإِنْ لََمْ تَفْعَلْ فَفِيْ كُلِّ شَهْرٍ مَرَّةً فَإِنْ لَمْ تَفْعَلُ فَفِيْ كُلِّ سَنَةِ مَرَّةً فَإِنْ لَمْ تَفْعَلْ فَفِيْ عُمْرِكَ مَرَّةً
Dari Ibnu Abbas Radhiyallahu anhu, bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda kepada Abbas bin Abdil Muththalib :”Wahai Abbas, wahai pamanku, maukah engkau jika aku memberimu ? Maukah engkau jika aku menyantunimu? Maukah engkau jika aku menghadiahkanmu? Maukah engkau jika aku berbuat sesuatu terhadapmu? Ada sepuluh kriteria, yang jika engkau mengerjakan hal tersebut, maka Allah akan memberikan ampunan kepadamu atas dosa-dosamu, yang pertama dan yang paling terakhir, yang sudah lama maupun yang baru, tidak sengaja maupun yang disengaja, kecil maupun besar, sembunyi-sembunyi maupun terang-terangan. Sepuluh kriteria itu adalah : Hendaklah engkau mengerjakan shalat empat rakaat ; yang pada setiap rakaat engkau membaca surat al-Fatihah dan satu surat lainnya. Dan jika engkau sudah selesai membaca di rakaat pertama sedang engkau masih dalam keadaan berdiri, hendaklah engkau mengucapkan : (سُبْحَانَ اللهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ وَلاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ ) subhanallah, walhamdulillah, walailaha illallah, wallahu akbar (Mahasuci Allah, segala puji bagi Allah, tidak ada Ilah (yang haq) selain Allah, dan Allah Maha Besar) sebanyak lima belas kali. Kemudian ruku, lalu egkau membacanya sepuluh kali sedang engkau dalam keadaan ruku. Lalu mengangkat kepalamu dari ruku seraya mengucapkannya sepuluh kali. Selanjutnya, turun bersujud, lalu membacanya sepuluh kali ketika dalam keadaan sujud. Setelah itu, mengangkat kepalamu dari sujud seraya mengucapkannya sepuluh kali. Kemudian bersujud lagi dan mengucapkannnya sepuluh kali. Selanjutnya, mengangkat kepalamu seraya mengucapkannya sepuluh kali. Demikian itulah tujuh puluh lima kali setiap rakaat. Dan engkau melakukan hal tersebut pada empat raka’at, jika engkau mampu mengerjakannya setiap hari satu kali, maka kerjakanlah. Dan jika engkau tidak bisa mengerjakannya setiap hari maka kerjakanlah setiap jum’at satu kali. Dan jika tidak bisa, maka kerjakanlah sekali setiap bulan. Dan jika tidak bisa, maka kerjakanlah satu kali setiap tahun. Dan jika tidak bisa juga, maka kerjakanlah satu kali selama hidupmu” Diriwayatkan oleh Abu Dawud dan Ibnu Majah.
Adapaun tata cara melaksanakan Sholat Tasbih itu sama saja dengan melaksanakan sholat sunnah yang lainnya, namun ada beberapa perbedaan melaksanakannya yang harus anda pahami. Tasbih menurut bahasa artinya mensucikan, jadi bisa juga diartikan Sholat Tasbih ini bertujuan untuk mensucikan Allah SWT.

Tata cara melaksanakan Sholat Tasbih

Jika melaksanakan di malam hari maka Shalat dilaksanakan 4 roka'at, dengan 2 kali salam. jika dilaksanakan di siang hari maka dilaksanakan dengan 4 roka'at dengan 1 kali salam. Pada roka'at pertama sesudah fatihah membaca Surat At-Takatsur, roka'at kedua, surat Al-Ashr, roka'at ketiga surat, Al-Kafirun, dan roka'at keempat surat Al-Ikhlas.

Dalam setiap gerakan, dipenuhi dengan bacaan Tasbih. Setiap roka'atnya membaca 75 kali bacaang Tasbih dengan ketentuan sebagai berikut:

- Sesudah Takbiratul Ihram dan du'a iftitah membaca Tasbih sebanyak 15 kali.
- Sesudah membaca surat membaca Tasbih 10 kali
- Ketika ruku' Tasbih sebanyak 10 kali.
- Ketika i'tidal membaca Tasbih sebanyak 10 kali
- Ketika sujud pertama 10 kali
- Duduk antara dua sujud 10 kali.
- Sujud yang kedua 10 kali.

Demikian seterusnya pada setiap roka'at. jangan meninggalkan bacaan shalat yang biasa, seperti du'a iftitah, bacaan ruku' i'tidal, sujud dua kali, duduk antara dua sujud dan bacaan Tasyahud.

Bacaan Niat Shalat Tasbih 2 rokaat dan 4 rokaat


اصلى سنة التسبيح ركعتين مستقبل القبلة اداء لله تعالى

اصلى سنة التسبيح اربع ركعات مستقبل القبلة اداء لله تعالى

Bacaan Tasbih

سبحان الله والحمد لله ولااله الاالله والله اكبر

Melaksanakan Shalat Tasbih sesuai dengan hadist diatas adalah setiap hari atau paling tidak seminggu sekali, misalnya setiap hari Jum'at. Jika tidak maka cobalah sebulan sekali, misalnya setiap akhir bulan, atau jika tidak maka setahun sekali, misalnya pada saat Nishfu Sya'ban atau jika tidak maka sekali seumur hidup. Jadi dapat disimpulkan bahwa Shalat Tasbih ini memiliki banyak keutamaan dan pahala yang sangat besar.
Previous Post
Next Post

0 comments: